detikom6.Kepolisian
Sektor Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengusut laporan
penganiayaan terhadap seorang gadis remaja oleh perempuan sebayanya.
Korban sempat takut melaporkan kejadian itu karena tak ingin dianiaya
kembali.
Kepala
Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera
mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi pada 2 November 2016 sekitar
pukul 15.00 Wita di depan SMP Negeri 5, Kelurahan Data, Kecamatan
Duampanua. Polisi mengetahuinya setelah video penganiayaan itu tersebar
di media sosial.
seperi dilansir detikom,Polisi
kemudian menelusuri keberadaan korban dan diketahui bahwa bernama Riska
(15). Adapun pelaku penganiayaan berinisial Sel (16), Ran, dan Nel.
Menurut
Frans, sebelum kejadian, pelaku Sel mendatangi rumah korban kemudian
mengajaknya keluar dengan alasan diantarkan ke dokter gigi untuk
pemasangan kawat gigi. Namun, ternyata korban dibawa ke tempat kejadian
perkara.
Pelaku
dan korban sudah ditunggu oleh dua pelaku lain di lokasi yang saat itu
sangat sepi. Kemudian terjadilah penganiayaan tersebut. Korban ditampar,
ditendang, hingga jatuh ke tanah.
Seorang
lainnya mengabadikan kejadian itu dengan kamera telepon genggamnya
(HP). Video berdurasi sekitar 11 menit diunggah ke media sosial
Facebook.
"Dari
video itu awalnya berbahasa Bugis, kemudian ditelusuri selama beberapa
hari hingga akhirnya korban diketahui identitasnya," kata Frans, Minggu
(20/11/2016).
Menurut
Frans, korban tidak mau melaporkan hal itu kepada orangtuanya maupun ke
polisi karena takut akan dianiaya lagi oleh para pelaku.
Polisi
yang menerima informasi terkait penganiayaan itu datang menemui korban
dan ibunya serta mengarahkan mereka untuk membuat laporan di Polsek
Duampanua.
"Sudah
dibuatkan laporannya di Polsek Duampanua dan rencananya, besok (Senin,
21/11/2016) kasusnya akan dialihkan ke bagian PPA (Perlindungan
Perempuan dan Anak) Polres Pinrang," kata dia.
Frans
mengatakan bahwa penjemputan terhadap para pelaku penganiayaan itu akan
dilakukan setelah kasus ini dialihkan ke Unit PPA Polres Pinrang.
kompas.com/

0 Komentar untuk "Video Gadis di Pinrang Dianiaya Tersebar di Medsos, Korban Takut Melapor"